MENGENDALIKAN RASA TAKUT


Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Apa itu TAKUT ?

Setiap manusia memiliki rasa takut, dan itu wajar. Rasulullah SAW pun merasa takut ketika pertama kali bertemu Malaikat Jibril, Beliau sampai meminta Istrinya Siti Khadijah untuk menyelimutinya kala itu.

Mengapa manusia memiliki rasa takut ? itu karena manusia selain diberikan akal juga diberi hawa nafsu.

Seperti hal-nya Hawa Nafsu, Rasa TAKUT pun sudah menjadi tugas manusia untuk mengendalikan dan mengarahkannya secara benar sesuai keharusannya.

Untuk mengendalikan rasa TAKUT tidak gampang memang…apalagi mengarahkannya sesuai keharusan. Tapi setiap manusia bisa melakukannya asal mau berusaha.

Dalam Usaha mengendalikan Rasa TAKUT, langkah yang pertama kali harus dilakukan adalah mengenal TAKUT itu apa.

Apa sebenarnya TAKUT itu ?

Hasil mengolah pikir dari beberapa orang yang saya temui dalam diskusi, TAKUT adalah permainan pikiran akibat membayangkan sesuatu yang belum terjadi.

Seperti contohnya :

1. Takut Ketinggian.

Apabila kita takut ketinggian. sebenarnya yang kita takuti bukanlah ketinggiannya. Akan tetapi terjatuh dan terbaring dari ketinggian tersebut, pikiran kita membayangkan jatuh dan sakitnya terjatuh dari ketinggian itulah yang membuat sangat takut pada ketinggian. Saking takutnya, baru melihat kebawah saja dari ketinggian kepala sudah pusing, mata berkunang-kunang. Semua itu akibat bayangan-bayangan pikiran dan juga informasi dari gambaran pengalaman tentang sakitnya terjatuh yant tertanam di dalam alam bawah sadar kita. Padahal itu belum terjadi.

2. Ada lagi, Takut Hantu, Jin, Iblis.

Umumnya manusia takut pada hal-hal aneh diluar kebiasaannya yang dia tidak mengerti. Takut Hantu misalnya, Rasa takut ini sebenarnya sama polanya dengan takut ketinggian, Sama-sama permainan pikiran. Ketika menyebut Kata ” Hantu ” secara otomatis pikiran manusia akan memikirkan sosok hantu yang seram dan mengerikan, lalu membayangkan apa yant terjadi padanya ketika bertemu hantu yang ada dalam pikiranya, seperti misalnya disekik, digigit atau hal-hal membahayakan lainnya. Padahal hal itu belum tentu terjadi. Semua pikiran dan bayangan itu muncul dari informasi-informasi yang disimpan otak dari luar, seperti film, berita atau bahkan cerita. Informasi-informasi pada otak itu memproyeksikan diri melalui pemikiran, sehingga timbul perasaan takut.

Ada lagi…

3. TAKUT KEMATIAN.

Yang ditakuti manusia, sebenarnya bukan kematian itu sendiri. Tetapi takut kehilangan apa yang dimilikinya semasa hidup, Harta, keluarga, ketenaran dll. Pemikiran tidak siap meninggalkan apa yang dimiliki dan kembayangkan rasa sakitnya kematian inilah yang membuat manusia takut mati. Apalagi dia belum tahu setelah mati akan kemana dia, bagaimana nanti.

Takut akan kematian ini sebenarnya bisa menjadi hal yang baik untuk manusia jika di arahkan dengan benar. Misalnya untuk memperbaiki sifat dan akhlak kemanusiaann dan keTUHANannya.

TAKUT adalah permainan PIKIRAN, maka untuk mengendalikannya KUASAI PIKIRAN kita masing-masing. Bagaimana caranya ? dengan perbanyak ilmu pengetahuan, bersihkan hati dari segala kepemilikan l, karena manusia pada dasarnya tidak memiliki apa-apa, semua dari ALLAH SWT TUHAN YME.

Jika manusia sadar tidak pernah memiliki apa-apa maka dia tidak akan pernah merasa kehilangan apa-apa, dan itulah kunci pengendalian pikiran.

Pikiran yang terkendali akan Mengendalikan Rasa TAKUT dalam diri. Semua langkah kaki dan perjalanan hidup di bumi hanya atas nama ILLAHI.

Semoga tulisan ini bermanfaat…

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.

Like it? Share with your friends!

0

MENGENDALIKAN RASA TAKUT